KUTAI KARTANEGARA — Rencana pembangunan Markas Grup 4 Kopassus di Kalimantan Timur memasuki tahap baru. Panglima Kopassus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi bersama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud meninjau langsung lahan seluas 110,81 hektare di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa.
Lahan yang merupakan hibah dari area eks reklamasi PT Multi Harapan Utama (MHU) itu nantinya akan dikembangkan hingga mencapai luas 230 hektare untuk kawasan pangkalan dan fasilitas pendukung.
Benteng Pertahanan dan Penggerak Ekonomi Baru
Djon Afriandi menegaskan bahwa kehadiran grup elite TNI AD di wilayah Kaltim bukan sekadar simbol militer. Menurutnya, markas ini menjadi langkah vital dalam strategi penguatan wilayah pertahanan nasional, khususnya sebagai penyangga utama IKN.
"Kami di sini dalam rangka meningkatkan keamanan regional, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kehadiran ribuan prajurit beserta keluarga, serta pembangunan infrastruktur baru seperti akses jalan, jaringan listrik, dan pasokan air bersih yang terintegrasi dengan permukiman sekitar," jelas Djon.
Kehadiran ribuan prajurit beserta keluarganya dipastikan akan menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar. Kebutuhan logistik harian, perumahan, hingga jasa pendukung lainnya berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi warga Desa Jembayan dan sekitarnya.
Gubernur Kaltim: Akses Jalan Baru Segera Dibangun
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menyambut baik pembangunan markas ini. Ia menilai kehadiran satuan elite Kopassus di wilayahnya merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan negara terhadap pemerintah daerah.
Rudy menegaskan bahwa akses jalan baru akan segera dibangun untuk mendukung konektivitas dan mobilitas operasional menuju lokasi markas.
Usai peninjauan dari udara menggunakan helikopter, rombongan yang juga dihadiri Komandan Grup 4 Kopassus Brigjen TNI Suharma Zunam dan Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menggelar diskusi di markas sementara. Sebagai simbol keteguhan dan harapan, rombongan kemudian melakukan penanaman pohon Tabebuya di area tersebut.
Silaturahmi ke Kantor Gubernur
Setelah rangkaian peninjauan, Pangkopassus beserta jajaran menyempatkan diri bersilaturahmi ke Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda. Langkah ini memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menyongsong pembangunan markas yang menjadi bagian integral dari ekosistem pertahanan IKN.