Urutan Layering Skincare Tepat Cegah Breakout Dan Iritasi Kulit

Selasa, 10 Februari 2026 | 11:08:52 WIB
Urutan Layering Skincare Tepat Cegah Breakout Dan Iritasi Kulit

JAKARTA - Tren perawatan kulit yang semakin berkembang membuat banyak orang tergoda menggunakan beragam produk skincare sekaligus. 

Dari toner hingga serum dengan berbagai klaim manfaat, semua tampak menjanjikan hasil instan. Namun, tanpa pemahaman yang tepat, kebiasaan layering skincare justru bisa berbalik menjadi masalah serius bagi kulit.

Alih-alih membuat kulit lebih sehat, kesalahan dalam urutan maupun jumlah produk dapat mengganggu fungsi skin barrier. Kondisi ini sering berujung pada munculnya jerawat, iritasi, hingga breakout yang sulit dikendalikan. 

Karena itu, memahami konsep layering yang benar menjadi kunci agar perawatan kulit tetap aman dan efektif.

Produk skincare pada dasarnya diciptakan untuk bekerja saling melengkapi, bukan saling menumpuk tanpa aturan. Saat produk diaplikasikan secara tidak tepat, kandungan aktif bisa gagal terserap, bahkan berpotensi menimbulkan reaksi negatif pada kulit. Inilah alasan mengapa urutan pemakaian skincare tidak boleh dilakukan secara asal.

Pentingnya Urutan Dalam Layering Skincare

Layering skincare akan memberikan hasil optimal jika diterapkan dengan urutan yang benar. Prinsip dasarnya adalah menggunakan produk dari tekstur paling ringan hingga paling berat. Pendekatan ini bertujuan agar setiap lapisan skincare dapat menyerap maksimal ke dalam kulit.

Mengutip English Dermatology, produk berbahan cair sebaiknya diaplikasikan terlebih dahulu sebelum produk yang lebih kental. Tekstur ringan memungkinkan kandungan aktif masuk ke lapisan kulit tanpa terhalang oleh produk berat yang digunakan lebih awal.

Tahapan awal dimulai dengan membersihkan wajah. Langkah ini sangat penting untuk mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup yang dapat menghambat penyerapan produk berikutnya. Kulit yang bersih akan lebih siap menerima rangkaian perawatan selanjutnya.

Setelah itu, penggunaan produk bertekstur paling encer seperti toner berfungsi mempersiapkan kulit. Toner membantu menyeimbangkan kondisi kulit sebelum menerima serum yang memiliki konsentrasi bahan aktif lebih tinggi.

Serum diaplikasikan setelah toner karena diformulasikan untuk menargetkan masalah kulit tertentu. Dengan urutan yang tepat, kandungan serum dapat bekerja lebih efektif dan menyerap lebih dalam ke kulit.

Peran Moisturizer Dan Sunscreen Dalam Rutinitas

Setelah serum, moisturizer menjadi langkah penting berikutnya. Produk ini berfungsi mengunci seluruh lapisan skincare yang telah diaplikasikan sebelumnya sekaligus menjaga kelembapan kulit. Baik moisturizer berbasis air maupun minyak, keduanya berperan dalam melindungi skin barrier.

Moisturizer juga membantu mencegah penguapan air dari kulit, sehingga kulit tetap terhidrasi sepanjang hari. Tanpa langkah ini, kulit berisiko menjadi kering atau justru memproduksi minyak berlebih sebagai kompensasi.

Langkah terakhir dalam rutinitas skincare adalah penggunaan sunscreen. Produk ini berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan penuaan dini, hiperpigmentasi, hingga kerusakan kulit jangka panjang.

Penggunaan sunscreen setelah seluruh rangkaian skincare memastikan perlindungan maksimal tanpa mengganggu fungsi produk sebelumnya. Sunscreen menjadi lapisan pelindung utama yang tidak boleh dilewatkan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Risiko Layering Skincare Secara Berlebihan

Meski layering skincare menawarkan berbagai manfaat, penggunaan produk yang terlalu banyak dalam satu waktu justru berisiko bagi kulit. Kombinasi kandungan aktif yang berlebihan dapat memicu kemerahan, iritasi, hingga peradangan.

Selain itu, terlalu banyak lapisan skincare dapat membebani kulit dan menghambat proses regenerasi alami. Kondisi ini membuat kulit menjadi lebih sensitif dan rentan mengalami breakout.

Layering yang berlebihan juga sering kali memakan waktu lama dan sulit dilakukan secara konsisten. Akibatnya, rutinitas skincare menjadi tidak praktis dan cenderung ditinggalkan, sehingga hasil yang diharapkan pun tidak tercapai.

Oleh karena itu, penting untuk memahami batas kebutuhan kulit dan tidak memaksakan penggunaan terlalu banyak produk sekaligus.

Tips Menjaga Layering Skincare Tetap Efektif

Pendekatan paling aman adalah memulai dari basic skincare. Pada dasarnya, rutinitas perawatan kulit cukup terdiri dari pembersih, pelembap, dan sunscreen.

"Rutinitas skincare seharusnya berfokus pada membersihkan, melembapkan, dan melindungi kulit," ujar dokter spesialis kulit Charlie Dunn.

Jika ingin menambahkan produk lain, pastikan sesuai dengan kebutuhan kulit. Pemilihan produk sebaiknya disesuaikan dengan masalah yang ingin diatasi, bukan sekadar mengikuti tren.

Kulit berjerawat, misalnya, dapat difokuskan pada kandungan seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide. Sementara itu, kulit dewasa bisa memanfaatkan retinol untuk membantu mengurangi kerutan dan garis halus.

Dengan pemilihan produk yang tepat dan urutan yang benar, layering skincare tetap bisa memberikan manfaat maksimal tanpa membebani kulit.

Terkini