Harga Sembako Jawa Timur Alami Kenaikan Cabai Telur Gas

Jumat, 06 Februari 2026 | 15:49:07 WIB
Harga Sembako Jawa Timur Alami Kenaikan Cabai Telur Gas

JAKARTA - Pergerakan harga kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali menjadi perhatian masyarakat. 

Sejumlah komoditas utama tercatat mengalami kenaikan pada hari ini, mulai dari gas elpiji, cabai rawit merah, telur ayam ras, hingga minyak goreng kemasan premium. Di sisi lain, tidak semua harga bergerak naik karena telur ayam kampung justru mengalami penurunan.

Fluktuasi harga sembako menjadi fenomena yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menuntut masyarakat untuk lebih cermat dalam mengatur pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah situasi ekonomi yang dinamis dan perubahan harga yang bisa terjadi kapan saja. 

Informasi harga yang akurat pun menjadi acuan penting agar belanja tetap terkontrol.

Pergerakan Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini

Sembako merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Komoditas ini meliputi beras, gula, minyak goreng, daging, telur, susu, bawang, gas elpiji atau minyak tanah, serta garam. 

Selain itu, cabai juga menjadi kebutuhan dapur penting yang kerap memengaruhi pengeluaran rumah tangga.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Jumat 6 Februari 2026:

Beras premium: Rp 14.811/kg

Beras medium: Rp 12.965/kg

Gula kristal putih: Rp 16.508/kg

Minyak goreng curah: Rp 18.733/kg

Minyak goreng kemasan premium: Rp 20.630/liter

Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.477/liter

Minyak goreng Minyakita: Rp 16.435/liter

Daging sapi paha belakang: Rp 119.086/kg

Daging ayam ras: Rp 36.442/kg

Daging ayam kampung: Rp 69.177/kg

Telur ayam ras: Rp 27.873/kg

Telur ayam kampung: Rp 45.309/kg

Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.455/370 gr/kl

Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.369/370 gr/kl

Susu bubuk merek Bendera: Rp 41.743/400 gr/dos

Susu bubuk merek Indomilk: Rp 40.938/400 gr/dos

Garam bata: Rp 1.772

Garam halus: Rp 9.324/kg

Cabai merah keriting: Rp 29.609/kg

Cabai merah besar: Rp 27.962/kg

Cabai rawit merah: Rp 76.824/kg

Bawang merah: Rp 33.969/kg

Bawang putih: Rp 32.506/kg

Gas elpiji: Rp 19.988

Komoditas Alami Kenaikan Dan Penurunan

Dari daftar tersebut, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan harga. Gas elpiji naik Rp 227 atau sekitar 1,15 persen. Minyak goreng kemasan premium mengalami kenaikan Rp 316 atau 1,55 persen. 

Cabai rawit merah naik cukup signifikan sebesar Rp 2.634 atau 3,55 persen, sementara telur ayam ras naik Rp 364 atau 1,32 persen.

Di tengah kenaikan tersebut, harga telur ayam kampung justru mengalami penurunan sebesar Rp 658 atau sekitar 1,43 persen. Perbedaan arah pergerakan harga ini menunjukkan bahwa kondisi pasar setiap komoditas tidak selalu seragam dan sangat dipengaruhi oleh faktor pasokan serta permintaan.

Bagi masyarakat, perubahan harga ini perlu disikapi dengan bijak. Menyesuaikan menu harian atau memilih alternatif bahan pangan bisa menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas pengeluaran rumah tangga.

Faktor Yang Mempengaruhi Fluktuasi Harga

Perubahan harga sembako tidak terjadi tanpa sebab. Banyak faktor yang memengaruhi naik turunnya harga bahan pokok di pasaran. Salah satu faktor utama adalah keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika pasokan melimpah dan permintaan menurun, harga bisa terkoreksi.

Cuaca ekstrem, bencana alam, dan perubahan musim juga berdampak besar pada produksi pertanian. Kondisi cuaca buruk dapat mengganggu panen dan distribusi, sehingga pasokan berkurang dan harga naik. 

Selain itu, kebijakan pemerintah seperti subsidi, pembatasan impor, atau perubahan pajak turut memengaruhi harga sembako di tingkat konsumen.

Biaya produksi dan distribusi juga menjadi faktor penting. Kenaikan harga pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang pada akhirnya dibebankan ke harga jual. Fluktuasi nilai tukar mata uang juga berpengaruh, terutama untuk komoditas yang masih bergantung pada impor.

Pentingnya Pemantauan Harga Bagi Masyarakat

Dengan banyaknya faktor yang memengaruhi harga, pemantauan harga sembako secara rutin menjadi sangat penting. Informasi harga harian membantu masyarakat dalam merencanakan belanja dengan lebih bijak dan menghindari pemborosan. Selain itu, perbedaan harga antar pasar juga perlu diperhatikan karena harga yang tercantum merupakan harga rata-rata di Jawa Timur.

Bagi pemerintah, pengawasan harga sembako menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pasar dan daya beli masyarakat. Kebijakan yang tepat dan responsif sangat dibutuhkan agar lonjakan harga tidak memberatkan masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

Fluktuasi harga sembako diperkirakan akan terus terjadi seiring dinamika ekonomi dan kondisi alam. Oleh karena itu, kesiapan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi perubahan harga menjadi kunci utama untuk menjaga ketahanan ekonomi rumah tangga dan stabilitas pasar di Jawa Timur.

Terkini