JAKARTA - Kawasan Pasteur Bandung selalu menjadi denyut awal aktivitas kota sejak matahari terbit.
Letaknya yang berdekatan dengan gerbang tol, hotel, rumah sakit, hingga perkantoran membuat wilayah ini tak pernah benar-benar sepi, terutama di pagi hari. Tak heran jika kebutuhan sarapan di sekitar Pasteur menjadi hal penting bagi warga lokal maupun pendatang.
Dari sajian tradisional hingga menu modern, pilihan tempat makan pagi di area ini terus dicari karena praktis dan mudah dijangkau. Keunikan kawasan Pasteur terletak pada ragam kulinernya yang bertahan lintas waktu.
Sejumlah tempat sarapan tetap eksis dengan pelanggan setia berkat cita rasa yang konsisten, harga bersahabat, serta jam operasional yang ramah bagi mereka yang memulai aktivitas sejak subuh. Setiap lokasi menawarkan karakter menu berbeda, menjadikan pengalaman sarapan di Pasteur selalu menarik.
Berikut rangkuman tempat sarapan di Pasteur Bandung dan sekitarnya yang kerap menjadi favorit.
1. Bubur Ayam H. Amid
Bubur Ayam H. Amid dikenal sebagai ikon sarapan legendaris Bandung yang selalu ramai sejak pagi buta. Buburnya memiliki tekstur lembut dengan rasa kaldu yang kuat serta topping melimpah.
Banyak pelanggan memilih datang lebih awal demi menikmati bubur dalam kondisi terbaik. Gloria Violetta menuliskan ulasan di Google Maps, “Buburnya enak, harga terjangkau, tempatnya bersih, ada es campur dan jus.” Pelayanan terbilang cepat meski antrean kerap mengular, cocok untuk sarapan singkat sebelum beraktivitas.
2. Pecel Pincuk Wonogiri
Tempat ini menjadi pilihan sarapan sehat dengan cita rasa khas Jawa. Nasi pecel disajikan dengan bumbu kacang gurih yang tidak terlalu manis menggunakan pincuk daun pisang. Aneka gorengan hangat seperti tempe mendoan dan bakwan melengkapi menu utama. Konsep sederhana dan harga terjangkau membuat Pecel Pincuk Wonogiri dicintai banyak pelanggan setia.
3. Bubur Ayam Si Jenggot
Bubur Ayam Si Jenggot memiliki rasa gurih khas Jawa Barat dengan kuah kaldu ayam yang kental. Banyak pelanggan menyebut rasanya sulit ditandingi. Porsinya pas untuk sarapan pagi, ditambah pelayanan ramah serta harga yang sangat bersahabat. Bahkan satu porsi bubur sudah termasuk minuman hangat, membuatnya semakin diminati.
4. Bubur Ayam Mang H Oyo Pusat
Bubur Ayam Mang H Oyo dikenal dengan suasana rumahan dan rasa bubur yang konsisten. Buburnya gurih tanpa berlebihan, dengan porsi pas dan harga terjangkau. Meski tempat duduk terbatas, lokasi ini tetap ramai di pagi hari, terutama bagi pencinta bubur klasik khas Bandung.
5. Bakmi Apin Sukajadi
Bakmi Apin Sukajadi menjadi favorit bagi pencinta mie yang ingin sarapan agak berat. Mienya kenyal dengan aroma harum dan topping melimpah. Antrean sering terlihat sejak pagi karena konsistensi rasa dan kualitas. Kevin menulis di Google Maps, “Buka pagi jadi enak untuk sarapan. Suka sama makanannya.” Meski harganya sedikit di atas rata-rata, kualitasnya sebanding.
6. Dëga Coffee & Diner
Dëga Coffee & Diner menawarkan konsep sarapan modern dengan suasana nyaman dan bersih. Menu sarapannya cukup variatif dengan rasa yang konsisten. Lokasinya strategis di kawasan Pasteur dan cocok untuk sarapan sambil meeting ringan. Pelayanan yang ramah menjadi nilai tambah tersendiri.
7. Sate Maranggi dan Sop Hj. Maya Pasteur
Meski terkenal sebagai tempat makan siang, lokasi ini juga ramai dikunjungi pagi hari untuk sarapan berat. Sate maranggi dan sopnya memiliki rasa gurih khas yang mengenyangkan. Area parkir luas serta lokasi dekat pintu tol menjadikannya favorit wisatawan luar kota.
8. Warung Kopi Imah Babaturan
Warung Kopi Imah Babaturan menawarkan suasana rumahan yang hangat. Menu yang tersedia mulai dari kopi, pisang goreng, hingga makanan berat. Fransisca Sielyna menulis, “Buka jam 07.00 pagi, pas banget buat sarapan.” Tempat ini cocok untuk sarapan santai sebelum memulai hari.
9. Makan di Teun Uwa
Makan di Teun Uwa menyajikan menu rumahan dengan cita rasa khas. Banyak menu cepat habis karena peminatnya tinggi. Rafandra Ahza Athaya menulis, “Makanannya enak, harga terjangkau.” Suasana sederhana namun nyaman membuatnya cocok untuk sarapan keluarga.
10. Zona Merah Sukajadi
Zona Merah Sukajadi buka 24 jam, sehingga fleksibel untuk sarapan kapan saja. Menu khas Sunda dengan sambal pedas menjadi daya tarik utama. Nasi uduk kerap diburu pelanggan di pagi hari. Lokasinya strategis dan mudah ditemukan.
11. Warung Tilu Nini
Warung Tilu Nini dikenal dengan konsep warteg premium yang bersih dan nyaman. Menu yang ditawarkan cukup lengkap dan berganti. Cocok untuk sarapan ringan hingga berat dengan kualitas yang sepadan dengan harga.
12. Lotek Mahmud
Lotek Mahmud menjadi favorit pencinta menu tradisional sehat. Lotek dan nasi lengko dengan bumbu kacang khas selalu konsisten rasanya. Datang pagi sering sudah ramai karena peminatnya tinggi.
13. Warung Nasi Ampera Pasteur
Warung Nasi Ampera Pasteur menawarkan sarapan khas Sunda dengan pilihan lauk lengkap dan selalu fresh. Tempatnya nyaman, bersih, dan strategis di area rumah sakit. Cocok untuk semua kalangan yang ingin sarapan mengenyangkan.